Download Analisis Pengaruh Total Asset Turnover (Tato), Return on Asset (Roa), Current Ratio (Cr), Debt to Equity Ratio (Der) Dan Earning Per Share (Eps) Terhadap Return Saham PDF

TitleAnalisis Pengaruh Total Asset Turnover (Tato), Return on Asset (Roa), Current Ratio (Cr), Debt to Equity Ratio (Der) Dan Earning Per Share (Eps) Terhadap Return Saham
File Size432.0 KB
Total Pages32
Document Text Contents
Page 16

kemampuan modal sendiri perusahaan untuk dijadikan jaminan semua hutang.

Perusahaan dengan Debt to Equity Rasio (DER) rendah akan mempunyai risiko

kerugian lebih kecil ketika keadaan ekonomi merosot, namun ketika kondisi ekonomi

membaik, kesempatan memperoleh laba rendah. Sebaiknya perusahaan dengan rasio

leverage tinggi, berisiko menanggung kerugian yang besar ketika keadaan ekonomi

merosot, tetapi mempunyai kesempatan memperoleh laba besar saat kondisi ekonomi

membaik.

Modigliani dan Miller (1958) dalam artikelnya yang berjudul “The Cost of

Capital, Corporation Finance and The Theory of Investment” dikemukakan bahwa

nilai suatu perusahaan akan meningkat dengan meningkatnya Debt to Equity Rasio

(DER) karena adanya efek dari corporate tax shield. Hal ini disebabkan karena

dalam keadaan pasar sempurna dan ada pajak, pada umumnya bunga yang

dibayarkan akibat penggunaan hutang dapat dipergunakan untuk mengurangi

penghasilan yang dikenakan pajak atau kata lain bersifat tax deductible. Dengan

demikian, apabila ada perusahaan yang memperoleh laba operasi yang sama tetapi

perusahaan yang satu menggunakan hutang dan membayar bunga sedangkan

perusahaan yang lain tidak, maka perusahaan yang akan membayar bunga akan

membayar pajak penghasilan yang lebih kecil.

Debt to Equity Rasio (DER) mencerminkan proporsi antara total hutang dan

total modal sendiri. Debt to Equity Rasio (DER) akan memberikan pengaruh negatif

bagi return saham, semakin tinggi Debt to Equity Rasio (DER) harga saham akan

cenderung turun. Semakin tinggi Debt to Equity Rasio (DER) menunjukan komposisi

total hutang dengan modal sendiri, sehingga berdampak semakin besar beban

perusahaan terhadap pihak luar (kreditur). Meningkatnya kreditur menunjukan

sumber modal perusahaan tergantung pada pihak luar sehingga mengurangi minat

investor dalam menanamkan dananya dalam perusahaan tersebut. Menurunnya

investor berdampak pada penurunan harga saham sehingga return saham akan

semakin menurun. Sehingga hubungan DER dengan return saham berdasarkan

konsep teori tersebut maka dapat diajukan hipotesis sebagai berikut:

H 4: Debt To Equity Ratio berpengaruh negatif terhadap return saham syariah di

Jakarta Islamic Index (JII) Periode 2006-2009

Pengaruh Earning Per Share (EPS) Terhadap Return Saham

Earning Per Share (EPS) merupakan perbandingan antara laba bersih setelah

pajak dengan satu tahun buku dengan jumlah saham yang diterbitkan (Van Horne &

Wachowicz, 2007). Menurut Gantyowati dan Arwanta (2004) menyatakan bahwa

Page 31

Gantyowati et.al, 2004, “Kemampuan Prediksi Rasio Keuangan Terhadap Harga

Saham”, Kajian Bisnis, Vol. 12, No. 1

Ghozali, Ahmad, 2005, “Saham Syariah”, Web Site Republika Tentang Pasar Modal

(www.webmaster.com).

Ghozali, Imam, 2006, “Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS”,

Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang

Gujarati, Damodar, 2003, “Basic Econometrics”, The Mc Graw-Hill Companies,

New York.

Hadianto, Bram, 2008 “ Pengaruh Earning Per Share (EPS) DAN Price Earnings

Ratio Terhadap Harga Saham Sektor Perdagangan Ritel periode 200-2005”,

Jurnal Ilmiah Akuntansi, Vol. 7, No. 2, November

Hardiningsih, Suryanto, dan Chairi, 2002, “Pengaruh Fundamental dan Risiko

Ekonomi Terhadap Return Saham pada Perusahaaan Di Bursa Efek Jakarta.

Studi Kasus Basic Industry & Chemical”, Jurnal Strategi Bisnis, Vol.8,

December.

Hin, L. Thian, 2001, “Panduan Berinvestasi Saham,” PT Elex Media Komputindo,

Jakarta

Jogiyanto, 2009, “Teori Portofolio dan Analisis Investasi”, Edisi Keenam, BPFE,

Yogyakarta.

Kuncoro, Mudrajad, 2001, “Metode Kuantitatif”, Edisi Pertama, AMP YKPN,

Yogyakarta.

Liestyowati, 2002, “ Faktor yang mempengaruhi Keutungan Saham di BEJ: Analisis

Periode Sebelum dan Sesudah Krisis”, Jurnal Manajemen Indonesia, Vol,

1 No, 2

Marzuki, 1995, “Metodologi Riset”, Badan Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas

Islam Indonesia, Yogyakarta.

Mas’ud Machfoed et al (2002), Pengaruh Resiko Nilai Tukar Rupiah Terhadap

Return Saham : Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur yang

Terdaftar di BEJ. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia Vol. 17, No. 4,

2002, 347-360

Mas’ud Maschfoed , 1999, “ Pengaruh Krisis Moneter pada Efisiensi Perusahaan

Publik di BEJ”. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia. Vol. 14 No.1. Hal

37-49

Mondigliani and Miller. 1958. “The Cost of Capital, Corporation Finance and The

Theory of Investment”. American Economic Review. Volume 47, p.261-

297.

Mujdi Utami dan Mudjilah Rahayu, 2003, Peranan Profitabilitas, Suku Bunga,

Inflasi dan Nilai Tukar Dalam Mempengaruhi Pasar Modal Indonesia

Selama Krisis Ekonomi. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan Vol. 5 No.

2, September 2003: 123-131

http://www.webmaster.com/

Similer Documents