Download Identifikasi Faktor Utama Penyebab Keterlambatan Proyek Pembangunan Gedung CIBE PDF

TitleIdentifikasi Faktor Utama Penyebab Keterlambatan Proyek Pembangunan Gedung CIBE
File Size461.9 KB
Total Pages9
Document Text Contents
Page 7

7



Keterlambatan Proyek

Gedung CIBE ITB

SDM

Desain & Metoda

Lingkungan

Sering terjadi

pergantian pekerja

Minimnya jumlah pekerja

Effort kurang

Perbedaan ritme kerja antara

orang Indonesia dengan Jepang

Minimnya pemahaman akan

standar yang digunakakan

Manajemen

Master schedule belum ada

Lamanya approval

master schedule

Upaya perkuatan

manajemen proyek

Material

Lamanya approval

material

Jadwal material tidak

terencana dengan baik

Keterlambatan suplai

Perencanaan site plan

kurang matang

Perubahan layout CRCS

Metode kerja tidak

Terencana dengan baik

Banyak rework

Keterbatasan lahan

Manuever sulit

Gangguan pekerjaan

akibat loading test

Antisipasi jalur kritis

Komplain kebisingan

oleh tetangga

Pembatasan jam kerja

Pengabaian jalur kritis

Gambar 2. Cause and Effect Diagram Penyebab Keterlambatan Proyek CIBE

Selanjutnya, faktor-faktor tersebut di atas diolah menggunakan alat bantu Pareto Charts. Pada level 1, akan

dianalisa berdasarkan kelompok penyebab keterlambatan menurut Levis dan Artherley.

Tabel 2. Kelompok Penyebab Keterlambatan Proyek CIBE menurut Levis dan Artherley

Kelompok Penyebab Keterlambatan Frekuensi Kejadian Frekuensi Kumulatif

Non Excusable Delays 95 97%

Excusable Delays 2 99%

Compansable Delays 1 100%





Gambar 3. Pareto Chart Level 1

Dari grafik di atas, dapat dilihat bahwa kelompok Non Excusable Delays merupakan kelompok yang paling

besar kontribusinya dalam menyebabkan keterlambatan proyek CIBE. Selanjutnya, ingin diketahui kategori

apa dari kelompok Non Excusable Delays yang menjadi penyebab utama dalam keterlambatan proyek ini.

Untuk itu, kelompok Non Excusable Delays akan diuraikan lagi berdasarkan kategori masing-masing

penyebab.

Tabel 3. Kategori dalam Non Excusable Delays pada Proyek CIBE

Kategori Frekuensi Kejadian Frekuensi Kumulatif

Manajemen 26 28%

SDM 27 56%

Material 20 78%

Desain dan Metoda 21 100%

Lingkungan 0 100%

Similer Documents