Download Modul Praktikum AFR PDF

TitleModul Praktikum AFR
File Size950.5 KB
Total Pages45
Document Text Contents
Page 2

KATA PENGANTAR



Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allas SWT atas tersusunnya Buku

Penuntun Praktikum Analisa Fluida Reservoir ini yang merupakan panduan untuk

memenuhi kebutuhan bahan ajar mata kuliah Praktikum Analisa Fluida Reservoir di

Program Studi Teknik Eksplorasi Produksi Migas Politeknik Akamigas Palembang.

Buku penuntun ini pada dasarnya dibuat untuk memberikan pemahaman

sekaligus penerapan kepada mahasiswa pada saat di lapangan guna mendasari bekal

keilmuan yang berkaitan dengan fluida reservoir.

Pada kesempatan ini kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya pada

seluruh pihak yang telah memberikan sumbangsihnya sehingga Buku Penuntun

Praktikum ini dapat terselesaikan. Kami menyadari bahwa buku petunjuk praktikum ini

masih sangat sederhana sehingga masih banyak yang perlu diperbaharui lagi, kritik dan

saran dari berbagai pihak sangat kami harapkan demi kesempurnaan Buku ini

kedepannya.

Akhirnya kami berharap semoga Penuntun Praktikum ini dapat banyak

membantu dan bermanfaat bagi praktikan pada khususnya dan mahasiswa Prodi Teknik

Eksplorasi Produksi Migas pada .





Palembang, Maret 2013





Penyusun

Page 23

Bahan :

 NaOH

 Air formasi

 Metyl Orange

 Phenolptaline

 K2CrO4

 AgNO3

 H2SO4

 Larutan buffer pH 10 + indikator

 Larutan buffer calver + tepung indikator calser II



4.4. PROSEDUR PERCOBAAN

A. Penentuan pH

1. Dengan menggunakan pH meter dapat langsung menentukan harga

pH dari sample.

2. Dengan alat ukur elektrolit, kalibrasi sebelum digunakan dengan cara

mengisi botol dengan larutan buffer yang telah diketahui harga pH

nya, memasukkan elektroda pada botol yang berisi larutan buffer.

Memutar tombol kalibrasi sampai digit menunjukkan harga pH

larutan buffer

3. Mencuci botol elektrodanya sebelum digunakan untuk menguji

sample dengan air destilasi untuk mencegah terjadinya kontaminasi.



B. Penentuan alkalinitas

Alkali dari suatu cairan bisa dilaporkan sebagai ion
,

, dan

, dengan mentitrasi sample dengan larutan asam lemah dan larutan

indicator. Larutan penunjuk (indicator) yang digunakan dalam

penentuan kebasahan
dan , adalah phenolptalein (PP),

sedangkan metyl orange (MO) digunakan sebagai indicator dalam

penentuan
.

Page 45

8.6 TUGAS

1. Jelaskan definisi cloud point, cold point dan pour point !

2. Apakah hubungan cloud point, cold point dan pour point dengan kualitas

hidrokarbon?

3. Jelaskan faktor - faktor yang mempengaruhi berhasil atau tidaknya uji

penentuan percobaan ini ?

4. Buatlah contoh aplikasi dari uji lab ini di lapangan !

5. Berikanlah pendapat anda mengenai hasil uji lab yang telah dilakukan !

Similer Documents