Download Proposal Tugas Akhir PT. FPI PDF

TitleProposal Tugas Akhir PT. FPI
File Size870.5 KB
Total Pages21
Document Text Contents
Page 10

Proposal Tugas Akhir
Teknik Pertambangan UMI Makassar


Proposal Kerja Praktek 2014 – Page_10


masing, memberikan solusi dalam bentuk grafik. Perlu dicatat bahwa evaluasi

seismik yang lebih tepat untuk analisis stabilitas lereng akibat getaran dapat

diperoleh dengan menggunakan analisis respons dinamik akan tetapi lebiih

rumit ditambah dengan mencari hukum konstitutif yang tepat. Namun,

metode PS masih direkomendasikan sebagai prosedur untuk mengidentifikasi

kebutuhan analisis yang lebih dinamis canggih. Pendekatan pseudo-statis

memiliki keterbatasan (Cotecchia dkk, 1987; Kramer, 1996) namun metodologi

ini umumnya dianggap konservatif, dan saat ini merupakan salah satu metode

yang palingsering digunakan dalam praktek. Sejak Taylor (1937) mengusulkan

satu set grafik stabilitas lereng untuk tanah, solusi dalam bentuk grafik telah

diusulkan oleh banyak peneliti seperti Loukidis dkk. (2003), Baker (2003), Hoek

& Bray (1981), Gens dkk. (1988), Michalowski (2003), Li dkk (2007, 2009) dan

Saptono (2012) dan masih banyak digunakan sebagai piranti untuk desain dan

pengajaran. Sayangnya, sebagian besar bentuk grafik stabilitas yang diusulkan

untuk memperkirakan stabilitas lereng tanah. Hal ini kemungkinan besar

disebabkan oleh kenyataan, bahwa menilai kekuatan massa batuan adalah

pekerjaan yang sulit dan erangkat lunak geoteknik dibuat dalam kriteria

keruntuhan konvensional. Mohr-Coulomb. Oleh karena itu, ada grafik stabilitas

yang dapat digunakan untuk lereng batuan yang didasarkan pada hasil kriteria

massa batuan. Suatu usaha yang menarik dilakukan oleh Lyamin & Sloan

(2002) dan Krabbenhoft et al. (2006) membuat pendekatan elemen hingga

menggunakan batas atas dan bawah. Teknik ini dapat digunakan untuk solusi

stabilitas yang benar batas atas dan bawah terhadap masalah geoteknik, dan

cocok untuk menyusun masukan banyak kriteria keruntuhan. Satu kriteria

keruntuhan batuan klasik adalah kriteria keruntuhan Hoek-Brown (1980) dapat

dimasukkan ke dalam numerik dan menurunkan formulasi terikat. Kriteria ini

telah berhasil digunakan dan diterapkan untuk masalah daya dukung dan

stabilitas lereng oleh Merifield et al. (2006) dan Li dkk. (2007).



Karakteristik Bahan Peledak

Page 11

Proposal Tugas Akhir
Teknik Pertambangan UMI Makassar


Proposal Kerja Praktek 2014 – Page_11


Handak adalah bahan atau zat yang berbentuk padat, cair, gas atau

campurannya, yang apabila dikenai suatu aksi berupa panas, benturan atau

gesekan akan berubahn secara kimiawi menjadi zat-zat lain yang sebagian

besar atau seluruhnya berbentuk gas, dan perubahan tersebut berlangsung

dalam waktu yang sangat singkat, disertai efek panas dan tekanan yang

sangat tinggi (Keppres No. 5 Tahun 1988).





Komposisi Bahan Peledak (Handak)

Hampir semua bahan peledak komersial merupakan campuran senyawa-

senyawa yang mengandung empat unsur dasar yaitu C, H, O, dan N. Kemudian

untuk memperoleh efek tertentu kadang ditambah zat-zat sensitizer seperti

Na, Al, Ca, dsb.

Suatu bahan peledak tidak harus mengandung material explosive seperti

nitrogliserin, nitrostarch, atau TNT.

Setiap bahan dalam campuran mempunyai fungsi yang berbeda, yaitu sebagai

explosive base, oxygen carrier, fuel, sensitizer, absorbent, flame depressant ,

dsb.

Untuk menghasilkan energi (heat of explosion) yang maksimum, bahan

peledak saat meledak harus bereaksi secara sempurna. Untuk itu bahan

peledak komersial dibuat berdasarkan prinsip zero oxygen balanced, artinya :

Dalam bahan peledak terdapat oksigen dalam jumlah yang tepat sehingga

selama reaksi seluruh H akan membentuk H2O, C membentuk CO2, dan N

membentuk gas N2 bebas.



Reaksi Dan Produk Peledakan



4000◦ C

100.000 atm

(10.000 MPa)

Kecep reaksi

2500-7500 m/s





Handak

Page 20

Proposal Tugas Akhir
Teknik Pertambangan UMI Makassar


Proposal Kerja Praktek 2014 – Page_20




Demikianlah Proposal TUGAS AKHIR ini disusun sebagai bahan

pertimbangan bagi Departemen Pengembangan Sumber Daya Manusia PT

Freeport Indonesia Semoga tuntutan dunia industri terhadap tenaga-tenaga

profesional dalam bidang Industri Pertambangan diharapkan dapat dipenuhi

melalui proses-proses seperti ini.

Juga merupakan semangat baru dalam rangka membangun kemandirian

menuju tatanan masyarakat industri Pertambangan baru yang madani dan

ramah lingkungan. Atas perhatian dan bantuan Bapak/ibu/Saudara(i), kami

mengucapkan banyak terimah kasih.

Makassar, 01 November 2013

Mahasiswa Pemohon,





MUHAMMAD IHSAN
093 2010 0012

































Penutup

Similer Documents