Download Respon Imun Terhadap Virus PDF

TitleRespon Imun Terhadap Virus
File Size476.9 KB
Total Pages27
Document Text Contents
Page 2

2



Virus merupakan organisme subselular yang karena ukurannya sangat kecil, hanya dapat dilihat

dengan menggunakan mikroskop elektron. Ukurannya lebih kecil daripada bakteri. Karena itu

pula, virus tidak dapat disaring dengan penyaring bakteri.

Partikel virus mengandung DNA atau RNA yang dapat berbentuk untai tunggal atau ganda.

Bahan genetik kebanyakan virus hewan dan manusia berupa DNA, dan pada virus tumbuhan

kebanyakan adalah RNA yang beruntai tunggal. Bahan genetik tersebut diselubungi lapisan

protein yang disebut kapsid. Kapsid bisa berbentuk bulat (sferik) atau heliks dan terdiri atas

protein yang disandikan oleh genom virus.

Untuk virus berbentuk heliks, protein kapsid (biasanya disebut protein nukleokapsid) terikat

langsung dengan genom virus. Misalnya, pada virus campak, setiap protein nukleokapsid

terhubung dengan enam basa RNA membentuk heliks sepanjang sekitar 1,3 mikrometer.

Komposisi kompleks protein dan asam nukleat ini disebut nukleokapsid. Pada virus campak,

nukleokapsid ini diselubungi oleh lapisan lipid yang didapatkan dari sel inang, dan glikoprotein

yang disandikan oleh virus melekat pada selubung lipid tersebut. Bagian-bagian ini berfungsi

dalam pengikatan pada dan pemasukan ke sel inang pada awal infeksi.

Kapsid virus sferik menyelubungi genom virus secara keseluruhan dan tidak terlalu berikatan

dengan asam nukleat seperti virus heliks. Struktur ini bisa bervariasi dari ukuran 20 nanometer

hingga 400 nanometer dan terdiri atas protein virus yang tersusun dalam bentuk simetri

ikosahedral. Jumlah protein yang dibutuhkan untuk membentuk kapsid virus sferik ditentukan

dengan koefisien T, yaitu sekitar 60t protein. Sebagai contoh, virus hepatitis B memiliki angka

T=4, butuh 240 protein untuk membentuk kapsid. Seperti virus bentuk heliks, kapsid sebagian

jenis virus sferik dapat diselubungi lapisan lipid, namun biasanya protein kapsid sendiri langsung

terlibat dalam penginfeksian sel.

Partikel lengkap virus disebut virion. Virion berfungsi sebagai alat transportasi gen, sedangkan

komponen selubung dan kapsid bertanggung jawab dalam mekanisme penginfeksian sel inang.

Penggolongan virus

Page 27

27



Simpulan

Virus memiliki berbagai struktur dan mekanisme dalam menginfeksi pejamu. Penelitian

mengenai hal tersebut terus berkembang karena bertambahnya jenis strain virus dari waktu ke

waktu.

Sistem imun tubuh dan jenis virus dan kemampuan virus dalam menghindari respon imun

berperan dalam terjadinya infeksi virus. Respons imun terhadap virus terjadi melalui mekanisme

innate dan adaptive. Dengan mengetahui proses tersebut dan kemampuan virus dalam

menghambat sistem imun tubuh, dapat menjadi landasan untuk tatalaksana dan pencegahan

infeksi virus dengan lebih baik.

Similer Documents