Download Tumor Ovarium PDF

TitleTumor Ovarium
File Size191.2 KB
Total Pages24
Document Text Contents
Page 12

Makrosopis

Hampir menyerupai fibroma, bahkan ada kasus- kasus yang disangka sebagai fibroma, kemudian

ternyata adalah tumor brener.

Mikroskopis

Tumor ini memiliki gambaran mikroskopis yang karakteristik yaiyu yang berupa sarang- sarang sel epitel

didalam matrik yang fibromateus. Penyebaran sel- sel ini di dalam stroma mula- mula dissangka ganas,

tetapi sel- sel tersebut menunjukan keseragaman yang jelas, dengan tidak ada tanda- tand anaplastik

sedikitpun. Sel- sel ini sering menunjukan kecenderungan untuk berdegenerasi dibagian tengahnya,

sehingga berisi masa sitoplasma nyang sepintas lalu menyerupai ovum dalam folikel. Karena itu tumor

dinamakan pula “oophorama folliculare”.

Sifat lain yang menarik perhatian ialah adanya kecenderungan dari epitel untuk mengadakan perubahan

yang disebut mucinous transformation, sehingga dapat menyerupai cystadenoma mucinosum biasa. Jadi

kista- kista yang besar jenis mucinosum dapat berasal dari tumor Benner.

Gejala- gejala

Tumor Benner jarang terjadi umurnya 50 tahun keatas. Jenis ini tidak memberikan gejala yang khas,

bahkan jenis yang kecil baru diketahui pada waktu operasi. Yang besar dapat mencapi berat sampai

beberapa kg dan gejala- gejalanya seperti pada fibroma. Besarnya tiumor ini disebabkan oleh karena

perubahan fibromateus di sekitar sarang- sarang sel tadi oleh karena itu pada semua tumor yang

fibromateus harus dicari gambaran sarang- sarang sel tewrsebut.

Histogenesis.

Sebetulnya masih ada keragu- raguan mengenai asal usul tumor ini. Meyer mengatakan bahwa tumor ini

berasal dari pulau- pulau sel Walthard. Sel- sel ini berupa sel- sel yang indifferent, berupa plaque- plaque

squameus atau sebagai kumpulan kecil dari sel- sel acini, pada atau sedikit dibawah permukaan

ovarium, atau pada tuba, atau ligamentum- ligamentum dari uterus. Green dkk, membuktikan bahwa

tumor brenner ini dapat berasal dari sumber lain, termasuk dari epitel permukaan ovarium, rete ovari

dan stroma ovari. Lekukan inti dari sel menyerupai biji kopi pada tumor Brener, mula- mula disangka

bersifat phatognomonis, tetapi kemudian ternyata bahwa gambaran ini tampak piula, pada tumor-

tumor lain. Walaupun biasanya dianggap jinak, tapi aa beberapa kasus yang menunjukan tanda klinik

dan histologis yang ganas. Ini biasanya disebabkan degenerasi maligna dari sarang- sarang sel Brenner

yang memberikan gambaran seperti ca epidemoid.

Tumor benner umumnya tidak memberikan pengaruh terhadap sifat sex. Juga tidak berhubungan

dengan adanya perdarahan fungsionil. Tetapi akhir- akhir ini oleh Eton-Parker, Mc. Kinlay dll. Di temukan

kasus- kasus yang di sertai perdarahan post menopausal dapat terjadi pula pada pelvis yang normal.

Menurut Farrar dari 402 kasus ada 7,5% yang disertai kemungkina pembentukan oestrogen, tapi

beberapa kasus sukar dibuktikan.

Similer Documents